Langsung ke konten utama

Konfigurasi Wirelles

KONFIGURASI WIRELLES

1.Wireless Band
Band merupakan mode kerja frekuensi dari suatu perangkat wireless
Untuk menghungkan 2 perangkat ,keduanya harus bekerja pada band frekuensi yang sama

Band 2,4 GHz adalah jenis band lama yang paling banyak digunakan untuk perangkat wirelles berskala kecil.
Band ini adalah band jenis baru dan hanya digukakan untuk perangkat wireless berskala besar
2.Frequency Channel



Fequency Channel adalah pembagian frequensi dalam satu band dimana AP beroprasi.
Nilai channel bergantung pada band yang dipilih , kemampuan wirelless card,
dan aturan frequensi suatu negara
Range frequency channel untuk masing masing band adalah 2,4GHz= 2412 s/d 2499MHz , 5 GHz = 4920 s/d 6100MHz
3.Lebar Channel
Lebar Channel adalah rentang frekuensi batas bawah dan batas atas dalam satu channel
Mikrotik dapat mengatur berapa lebat channel yang akan digunakan
Default lebar channel yang digunakan adalah 22 MHz (20MHz)
Lebar channel dapat dikecilkan (5Hz) untuk meminimasil frequensi, atau dibesarkan (40hz)


4.Regulasi Frequensi
Indonesia menggunakan frequensi 2,4GHz
Regulasi tersebut dalam mikrotik di definisikan pada bagian wireless "country-regulation"
Untuk melihat jumlah channel frequensi default mikrotik ada di menu wireless wlan1 Wirelless

Untuk melihat jumlah channel frequensi untuk country regulation indonesia ada di menu wireless wlan 1 "Wireless Advanced Mode"



5.Frequency Mode
Manual-tx-power transmit power diatur manual
Regulation-domain frequensi channel disesuaikan dengan frequensi yang di ijinkan suatu negara.
Superchannel membukan semua frequensi yang bisa di support oleh wireless card.


Untuk WIFI memiliki standarvdan spesifikasi IEEE 802.11 dan menggunakan frequensi 2,4 GHz dan 5,8 GHz.

Wirelless menggunakan standarisasi IEE 802.11 a/b/g/n :
IEEE 802.11b memiliki data rate sebesar 11 Mbps
IEEE 802.11g memiliki data rate sebesar 54 Mbps
IEEE 802.11a memiliki data rate sebesar 54 Mbps
IEEE 802.11n besar data ratenya lebih dari 100 Mbps sampai 500 Mbps
IEEE 802.11ac memiliki data rate yang mencapai 1300 Mbps atau 1,3 Gbps
Konsep koneksi wireless memiliki syarat syarat sebagai berikut:
Kesesuaian mode (AP-station,AP-repeater,repeaterrepeater)
kesesuaian band
kesesuaian SSID
Kesesuaian enkripsi dan autentifikasi

Sekian pembahasannya
Terima kasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Action drop dan action reject mikrotik

Penjelasan Action Drop dan Action Reject di Mikrotik Action drор dаn reject mеruраkаn duа dіаntаrа pilihan Aсtіоn Fіltеr Firewall раdа RоutеrOS Mіkrоtіk. Kеduаnуа mеmіlіkі fungsi уаng hаmріr sama, tapi sebenarnya аdа perbedaan mеndаѕаrnуа. Penggunaan Action Drop Mikrotik Jika anda mеmіlіh untuk mеnggunаkаn орѕі Aсtіоn=drор, mаkа data уаng bеrаѕаl dari client akan dibuang (drop) oleh rоutеr. Hаl іnі dіlаkukаn secara dіаm-dіаm, dеngаn tidak mеngіrіmkаn реѕаn реnоlаkаn ICMP (Intеrnеt Control Message Prоtосоl). Sehingga jіkа kita mеngіrіmkаn реѕаn ping dari CMD, mаkа hasilnya adalah Rеԛuеѕt Tіmеd оut (RTO). Ketika mеnggunаkаn opsi Action=drop, mаkа раdа рrоѕеѕ ping аkаn munсul реѕаn “Rеԛuеѕt Tіmеd оut” ѕереrtі gambar bеrіkut ini : Sеdаngkаn untuk орѕі Aсtіоn=rеjесt, раkеt data akan dіbuаng оlеh rоutеr nаmun router аkаn mеmbеrіkаn реѕаn реnоlаkаn раkеt dеngаn mengirimkan pesan penolakan ICMP. Anda dараt mеmіlіh реѕаn ара уаng akan dіkіrіmkаn jіkа mеnggunаkаn ор...

DHCP Server Ubuntu

DHCP server Langkah langkah konfigurasinya : 1.install dhcp server nya dengan perintah berikut : apt -y install lsc-dhcp-server 2.setelah itu masuk ke dalam direktory dhcp dengan perintah ini : cd /etc/dhcp/ 3.untuk melakukan konfigurasinya ketikan perintah berikut : /etc/dhcp# nano dhcpd.conf 4.kemudian klik ctrl+w dan tuliskan a sli 5.jika sudah pada a slighty hilangkan tanda pagar nya 6.setelah itu restart dengan perintah berikut : systemctl restart lsc-dhcp-server

Firewall NAT action src-nat

Firewall NAT action src-nat Firewall NAT action src-nat Firewall NAT pada mikrotik mempunyai action scrnat masquerade dan lain lain serta masing masing memiliki fungsi dan action yang berbeda Disini kita akan fokus pada srcnat dan belajar melakukan konfigurasi NAT menggunakan scrnat (perlu diperhatikan bahwa srcnat hanya dapat menyediakan layanan internet pada 1 client ) Langkah langkah konfigrasinya adalah sebagai berikut >>step 1 -> firewall -> NAT -> add -> setting general : Chain = scrnat      Out interface = ether 1 -> setting action = scrnat >>step 2-> setting IP client / IP tujuan yang akan kita fasilitasi dengan internet Note = bisa kita ambil dari IP client yang kita konfigurasi sendiri di winbox dan samakan Setelah itu kita Coba Ping CMD dan ke google.com untuk memastikan client kita bisa internetan atau tidak