MTCNA EoIP Tunnel
EoIP Tunnel
Pengertian EoIP Tunnel
EoIP (ethernet over IP) Tunneling Mikrotik adalah protocol yang membuat sebuah Ethernet tunnel antara dua router diatas koneksi IP. EoIP merupakan protocol proprietary Mikrotik ( suport juga di linux tetapi harus di-compile manual ).
dengan demikian dapat dilakukan konfigurasi EoIP Tunnel di R1. Konfigurasinya adalah sebagai berikut:
1. Pilih menu interfaces
2. Pilih tab EoIP Tunnel
3. Klik tanda add(+) untuk menambah konfigurasi
4. Pada kotak dialog new interface
-isikan eoip tunnel1 pada name
-isikan 100.100.102.71 pada remote address
-isikan 12 pada tunnel ID
Berikut konfigurasi EoIP Tunnel di R1
Selanjutnya lakukan konfigurasi EoIP Tunnel pada R2
Konfigurasinya seperti dibawah ini :
1. pilih menu interface
2. pilih tab EoIP Tunnel
3. Klik add(+) untuk menambah konfigurasi
4. Pada kotak dialog New Interface
- isikan eoip-tunnel1 pada name
- isikan 100.100.102.71 pada remote address
- isikan 12 pada tunnel ID
Berikut konfigurasi EoIP Tunnel pada R2
Langkah selanjutnya adalah melakukan bridge interface yang terhubung ke client dengan interface EoIP pada R1 dan R2.
1. pilih menu bridge
2. pilih tab bridge
3. pilih add (+) untuk menambah konfigurasi
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General
5. isikan Bridge 1 pada kolom name
6. kemudian pilih ok
lebih jelasnya bisa lihat gambar dibawah ini:
Setelah selesai menambahkan menu bridge pada R1,selanjutnya membuat interface ether 2 ke bridge di R2
Langkah-lanhkahnya sebagai berikut:
1. pilih menu bridge
2. pilih tab Ports
3. klik add(+) untuk menambah konfigurasi
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General
5. isikan ether 2 pada kolom interface
6. dan bridge 1 pada kolom bridge
7. kemudian pilih ok
Kemudian tambahkan EoIP ke bridge di R1.Langkahnya sebagai berikut :
1. pilih menu bridge
2. pilih tab ports
3. klik add(+) untuk menambah konfigurasi
4. pada kotak dialog yang muncul pilih tab menu General
5. isikan eoip-tunnel1 pada kolom interface
6. dan bridge 1 pada kolom bridge
7. kemudian pilih ok
Lakukan juga langkah-langkah konfigurasi tersebut di R2. Kemudian lakukan uji koneksi dengan melakukan ping dari PC1 ke PC2 . Hasil uji koneksi dari PC1 ke PC2 adalah sebagai berikut :
Komentar
Posting Komentar