Langsung ke konten utama

MTCNA PPTP Tunnel

MTCNA PPTP TUNNEL

PPTP Tunnel

PPTP merupakan protocol jaringan yang memungkinkan pengamanan transfer data dari remote client (client yang berada jauh dari server) ke server pribadi sebuah perusahaan dengan membuat sebuah VPN melalui TCP/IP (snader, 2005)

Konfigurasi PPTP Tunnel
Kali ini kita mempunyai tujuan menghubungkan PC1 ke PC2 yang melalui R1 dan R2 yang berada pada jaringan private dengan melewati jaringan publik(internet). Yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan pengujian jaringan pada R1 dan R2. Pastikan R1 dan R2 dapat saling berkomunikasi dengan menggunakan IP publik. Setelah ping dari R1 ke R2 berhasil . Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi PPTP pada R1. 
Langkahnya sebagai berikut :
Pilih menu PPP

Kemudian pilih tab menu interface

Pilih PPTP Server

Kemudian berikan tanda cek pada enable

Untuk memperjelas konfigurasi PPTP server di R1 sesuai dengan ilustrasi diatas .
Perhatikan gambar dibawah ini :

konfigurasi PPTP pada R1


Kemudian lakukan konfigurasi user pada PPTP server, langkahnya sebagai berikut :
Pilih menu PPP

Kemudian pilih tab menu secrets

Kemudian klik Add (+) untuk menambah konfigurasi

Pada kotak dialog New PPTP Secrets

Isikan user -pptp pada kolom name

Isikan password pada kolom password

Pada kolom service isikan PPTP

Pada local address isikan IP 100.100.102.71

Pada remote address isikan IP 100.100.102.72

Untuk lebih jelasnya,perhatikan gambar dibawah ini:
 kofigurasi user pada pptp server


Sampai disini kita sudah selesai melakukan konfigurasi PPTP server di R1. Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi PPTP client di R2. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
Pilih menu interface

Kemudian pilih menu PPTP Client

Lebih jelasnya,perhatikan gambar dibawah ini :
konfigurasi PPTP Client di R2


Kemudian lakukan langkah-langkah berikut ini :
Klik tab menu interface

Kemudian klik Add(+) untuk menambahkan konfigurasi

Pada kotak dialog New Interface

               > Pilih tab menu Dial Out
               > Pada kolom Connect To, isikan 100.100.102.72
               > Pada kolom user isikan user-PPTP
               > Isi password pada kolom password
Perhatikan gambar dibawah ini :
konfigurasi PPTP Client di R2


Setelah melakukan semua konfigurasi diatas,baik konfigurasi PPTP Server maupun PPTP Client, maka dapat diketahui bahwa RI dan R2 akan memiliki IP Address Dynamic seperti yang tercantum pada gambar berikut :
IP Address Dynamic di R2 



Langkah terakhir yang harus kita lakukan adalah melakukan konfigurasi static routing pada R1 maupun R2, hal ini bertujuan agar PC1 dan PC2 bisa berkomunikasi atau dapat terhubung. Langkahnya sebagai berikut :
Pilih New Terminal

Kemudian ketikkan IP route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=100.100.102.72

Perhatikan gambar berikut :
komfigurasi static routing di R1


Setelah selesai melakukan konfigurasi static routing pada R1,maka lakukan juga konfigurasi static routing pada R2.  Langkahnya sebagai berikut :
Pilih New Terminal

Kemudian ketikkan IP route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=100.100.100.102.71

Perhatikan gambar dibawah ini :
 konfigurasi static roting pada R2


Setelah selesai lakukan uji coba koneksi dari R1 ke R2. Dengan cara ping 192.168.2.200 maka hasilnya R1 dan R2 sudah terhubung seperti pada gambar dibawah ini :


Jika sudah TTL maka konfigurasi PPTP Tunnel telah berhasil. Namun jika hasil masih Request Time Out (RTO) maka coba cek kembali,mungkin masih ada konfigurasi yang salah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Action drop dan action reject mikrotik

Penjelasan Action Drop dan Action Reject di Mikrotik Action drор dаn reject mеruраkаn duа dіаntаrа pilihan Aсtіоn Fіltеr Firewall раdа RоutеrOS Mіkrоtіk. Kеduаnуа mеmіlіkі fungsi уаng hаmріr sama, tapi sebenarnya аdа perbedaan mеndаѕаrnуа. Penggunaan Action Drop Mikrotik Jika anda mеmіlіh untuk mеnggunаkаn орѕі Aсtіоn=drор, mаkа data уаng bеrаѕаl dari client akan dibuang (drop) oleh rоutеr. Hаl іnі dіlаkukаn secara dіаm-dіаm, dеngаn tidak mеngіrіmkаn реѕаn реnоlаkаn ICMP (Intеrnеt Control Message Prоtосоl). Sehingga jіkа kita mеngіrіmkаn реѕаn ping dari CMD, mаkа hasilnya adalah Rеԛuеѕt Tіmеd оut (RTO). Ketika mеnggunаkаn opsi Action=drop, mаkа раdа рrоѕеѕ ping аkаn munсul реѕаn “Rеԛuеѕt Tіmеd оut” ѕереrtі gambar bеrіkut ini : Sеdаngkаn untuk орѕі Aсtіоn=rеjесt, раkеt data akan dіbuаng оlеh rоutеr nаmun router аkаn mеmbеrіkаn реѕаn реnоlаkаn раkеt dеngаn mengirimkan pesan penolakan ICMP. Anda dараt mеmіlіh реѕаn ара уаng akan dіkіrіmkаn jіkа mеnggunаkаn ор...

DHCP Server Ubuntu

DHCP server Langkah langkah konfigurasinya : 1.install dhcp server nya dengan perintah berikut : apt -y install lsc-dhcp-server 2.setelah itu masuk ke dalam direktory dhcp dengan perintah ini : cd /etc/dhcp/ 3.untuk melakukan konfigurasinya ketikan perintah berikut : /etc/dhcp# nano dhcpd.conf 4.kemudian klik ctrl+w dan tuliskan a sli 5.jika sudah pada a slighty hilangkan tanda pagar nya 6.setelah itu restart dengan perintah berikut : systemctl restart lsc-dhcp-server

Firewall NAT action src-nat

Firewall NAT action src-nat Firewall NAT action src-nat Firewall NAT pada mikrotik mempunyai action scrnat masquerade dan lain lain serta masing masing memiliki fungsi dan action yang berbeda Disini kita akan fokus pada srcnat dan belajar melakukan konfigurasi NAT menggunakan scrnat (perlu diperhatikan bahwa srcnat hanya dapat menyediakan layanan internet pada 1 client ) Langkah langkah konfigrasinya adalah sebagai berikut >>step 1 -> firewall -> NAT -> add -> setting general : Chain = scrnat      Out interface = ether 1 -> setting action = scrnat >>step 2-> setting IP client / IP tujuan yang akan kita fasilitasi dengan internet Note = bisa kita ambil dari IP client yang kita konfigurasi sendiri di winbox dan samakan Setelah itu kita Coba Ping CMD dan ke google.com untuk memastikan client kita bisa internetan atau tidak