Langsung ke konten utama

Lab 1 CCNA

Lab 1.  User Mode, Privilige Mode, Global Privilege Mode

Switch adalah perangkat jaringan komputer yang berfungsi sebagai konektor / penghubung . Dilihat dari fungsinya , mirip dengan Hub . Perbedaan kedua alat ini adalah soal besaran luas jaringan yang dapat dikerjakan dan besaran kecepatan transfer data . pada saat kita akan melakukan konfigurasi dan masuk melaui console maka pada switch cisco tersebut terdapat 3 mode, yaitu user mode, privilege mode, dan global configuration mode. Kita perlu memahami perbedaan mode ini pada saat mengkonfigurasi router sehingga kita akan tahu berada di mode manakah kita pada saat melakukan konfigurasi dan apa yang bisa kita lakukan pada  mode tersebut.


Pada saat kita melakukan konfigurasi pada Switch Cisco banyak perintah atau command yang terdapat  pada setiap mode, dimana perintah tersebut ada pada suatu mode tetapi tidak terdapat pada mode lain.



*Mode mode berada di halaman sebelumnya
Setelah kita memahami mode ini maka kita akan mengerti apa yang bisa kita lakukan pada setiap mode pada saat melakukan konfigurasi switch dan mengerti susunan mode pada Cisco Router. Untuk bisa lebih memahami mari kita lihat contoh dibawah ini.

Pada saat pertama kali masuk ke console switch, mode pertama yang akan kita temui adalah user mode yang ditandai dengan switch> lalu kita bisa melihat command apa saja yg bisa dijalankan pada mode tsb.

*Gambar 1.1 Contoh command user mode.



Selanjutnya apabila kita ingin msuk ke privilege mode ketikkan “enable /en “  [ switch> enable]

*Gambar 1.2 Contoh command privilege mode

Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa kita berhasil masuk dalam privilege mode yaitu ditandai berubah nya [Switch> menjadi Switch#] dan diatas terdapat pula perintah yang dapat dijalankan pada mode tersebut.

#Setelah dari privilege mode kita akan masuk kedalam Global configure mode yaitu dengan cara ketikkan “ conf t “ [ Switch#conf t]




*Gambar 1.3 Contoh command global configure mode

Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa kita berhasil masuk dalam global configure mode yaitu ditandai berubah nya [Switch# menjadi Switch(config)#] dan diatas terdapat pula perintah yang dapat dijalankan pada mode tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Action drop dan action reject mikrotik

Penjelasan Action Drop dan Action Reject di Mikrotik Action drор dаn reject mеruраkаn duа dіаntаrа pilihan Aсtіоn Fіltеr Firewall раdа RоutеrOS Mіkrоtіk. Kеduаnуа mеmіlіkі fungsi уаng hаmріr sama, tapi sebenarnya аdа perbedaan mеndаѕаrnуа. Penggunaan Action Drop Mikrotik Jika anda mеmіlіh untuk mеnggunаkаn орѕі Aсtіоn=drор, mаkа data уаng bеrаѕаl dari client akan dibuang (drop) oleh rоutеr. Hаl іnі dіlаkukаn secara dіаm-dіаm, dеngаn tidak mеngіrіmkаn реѕаn реnоlаkаn ICMP (Intеrnеt Control Message Prоtосоl). Sehingga jіkа kita mеngіrіmkаn реѕаn ping dari CMD, mаkа hasilnya adalah Rеԛuеѕt Tіmеd оut (RTO). Ketika mеnggunаkаn opsi Action=drop, mаkа раdа рrоѕеѕ ping аkаn munсul реѕаn “Rеԛuеѕt Tіmеd оut” ѕереrtі gambar bеrіkut ini : Sеdаngkаn untuk орѕі Aсtіоn=rеjесt, раkеt data akan dіbuаng оlеh rоutеr nаmun router аkаn mеmbеrіkаn реѕаn реnоlаkаn раkеt dеngаn mengirimkan pesan penolakan ICMP. Anda dараt mеmіlіh реѕаn ара уаng akan dіkіrіmkаn jіkа mеnggunаkаn ор...

DHCP Server Ubuntu

DHCP server Langkah langkah konfigurasinya : 1.install dhcp server nya dengan perintah berikut : apt -y install lsc-dhcp-server 2.setelah itu masuk ke dalam direktory dhcp dengan perintah ini : cd /etc/dhcp/ 3.untuk melakukan konfigurasinya ketikan perintah berikut : /etc/dhcp# nano dhcpd.conf 4.kemudian klik ctrl+w dan tuliskan a sli 5.jika sudah pada a slighty hilangkan tanda pagar nya 6.setelah itu restart dengan perintah berikut : systemctl restart lsc-dhcp-server

Firewall NAT action src-nat

Firewall NAT action src-nat Firewall NAT action src-nat Firewall NAT pada mikrotik mempunyai action scrnat masquerade dan lain lain serta masing masing memiliki fungsi dan action yang berbeda Disini kita akan fokus pada srcnat dan belajar melakukan konfigurasi NAT menggunakan scrnat (perlu diperhatikan bahwa srcnat hanya dapat menyediakan layanan internet pada 1 client ) Langkah langkah konfigrasinya adalah sebagai berikut >>step 1 -> firewall -> NAT -> add -> setting general : Chain = scrnat      Out interface = ether 1 -> setting action = scrnat >>step 2-> setting IP client / IP tujuan yang akan kita fasilitasi dengan internet Note = bisa kita ambil dari IP client yang kita konfigurasi sendiri di winbox dan samakan Setelah itu kita Coba Ping CMD dan ke google.com untuk memastikan client kita bisa internetan atau tidak